Header Ads

Waduh, Jadi Lebih Sering ke Alfamart Gara-gara Tech Deck!

Jadi sering mampir ke Alfam4rt ketimbang Indom4ret gara-gara ketersediaan Tech Deck di toko merah lebih stabil. Ini adalah cerita saya sebagai bapak-bapak yang belakangan senang mengoleksi Tech Deck. 

Mengapa? Sederhana saja, karena ada keseruan tersendiri saat berburu Tech Deck dan ketemu grafis deck yang cocok dengan selera. Meski ada juga kategori rare dan ultra rare yang membuat perburuan jadi lebih seru. Gimmick-gimmick seperti ini jadi memeriahkan suasana. Ha-ha-ha.

Meskipun, memainkan Tech Deck terasa agak lebih susah ketimbang menggunakan deck kayu yang lebih ringan dengan roda yang sudah menggunakan bearing, tetap saja bagi saya ada keseruan dan kebahagiaan tersendiri saat mengoleksi dan memainkan Tech Deck.

Barangkali karena grafis di decknya yang terinspirasi dari deck asli para skateboarder pro. Atau, brand skateboard yang sudah terkenal, seperti Toy Machine, Element dan kawan-kawannya. Jadi, ya berasa main skateboard versi mini dengan papan yang mirip dengan papan luncur para skateboarder pro itu. Itu sih yang saya rasakan, dan menjadi salah satu alasan mengapa senang dengan Tech Deck.

Awal-awal mainin Tech Deck, karena keseringan, sampai-sampai permukaan telunjuk jadi agak melepuh. Sebabnya karena permukaan papan yang kasar, mirip seperti amplas. Biasanya, para fingerboarder menggunakan foam tape yang lebih lembut dan tebal agar lebih nyaman dimainkan dengan berbagai trick yang seru. Tapi, bagi saya, pakai Tech Deck dengan grip yang kasar itu sungguh asyik, liar dan seru saja. Lebih menantang! Walaupun harus diakui, kurang nyaman dimainkan hahaha.

Kembali lagi ke urusan selera. Jadi sah-sah saja bukan? Ini juga yang membuat saya jadi lebih sering ke Alfamart belakangan ini. Ya kalau lagi jalan-jalan, lebih milih singgah ke Alfamart, sembari memantau, kalau-kalau ada Tech Deck dengan grafis yang membuat saya kepincut.

foto: @bapak2fingerboard

close
pop up banner